Ketika itu ada seorang yang bernama rudi, beliau orang yang sangat ulet dalam bekerja keras dan pantang menyerah. Namun beliau mempunyai kelemahan sendiri dalam bersosial. Didalam sebuah pembicaraan atau mungkin disuatu tempat yang belum dikenalnya. Seolah olah membuatnya mati kutu tak bisa bicara, dan bertanya dalam ketidaktahuannya pun tak berani.
Yang didalam pikirnya hanya sok tau, dan kebenaran pada dirinya. Atau mungkin adalah cara menutupi sebuah rasa malu dan takutnya. Seorang temannya pun juga tak habis pikir kenapa rudi bisa menjadi pribadi yang seperti itu. Ibarat kendang, jika tak dipukul tak berbunyi.
Memang rudi sangat ulet didalam pekerjaannya, dan sangat antusias untuk bekerja. Itu membuat rudi mempunyai nilai lebih di masa hidupnya. Namun banyak yang heran dengan sikapnya, caranya komunikasi, dan diam seribu bahasanya.
Malu bertanya sesat dijalan bukan menjadi motto dalam dirinya, sehingga dengan cara sok tau menjadi jalan satu satunya. Entah kenapa bisa seperti itu. Rudi yang sangat ulet bekerja, namun tak pandai berkomunikasi. Kupikir pengendalian diri yang sudah menjadi rutinitasnya.
Disaat tersesat dan tak tahu arahpun tidak berani bertanya semata mata hanya untuk mencari rute jalan yang benar. Memang sudah mengakar dalam kondisi rutinitas hidupnya dan tidak bisa diganggu gugat.
Mental yang lemah terkadang menjadi musuh utama didalam sebuah kehidupan seperti yang sedang dialami oleh rudi tersebut. Kupikir mental yang sangat lemah sedang melanda dalam hidupnya. Meskipun batu akan terbelah dengan tetesan air. Batu tersebut menolak kehadiran air dalam hidupnya.
Rudi memang egois dan sangat mudah marah, namun kasih sayangnya begitu tinggi. Walau memang memiliki kelemahan dalam bidang bersosialisasi, ia nampak lembut, nampak begitu romantisnya.
Dengan cara unik memainkan ritme kehidupannya, serta merta tidak ada yang mampu menjadi titik acuan untuk menjadi motivasi dalam hidupnya. Berasal dari pengetahuan dan kebenaran yang dimilikinya sendiri. Terkadang tidak mau mendengar basian motivasi dari orang lain. Sungguh prinsip yang hebat tanpa bisa diganggu gugat.
Sosok yang pantas ditiru dalam kemandirian berprinsipnya, namun dengan metode yang berbeda. Seharusnya prinsip yang utamakan adalah sesuatu yang membuat output kehidupan menjadi lebih baik.
"Malu bertanya sesat dijalan"
Jangan pernah ragu bertanya jika tidak mengerti, jangan sok tau, dan jangan mengira mengira prasangkamu yang paling benar. Memang kebenaran itu ada segment segment yang terbagi. Namun didalam dunia bersosialisasi cobalah jangan hanya berdiam diri. Cobalah ikuti irama kehidupan yang sangat indah.
Berprinsiplah yang baik, jangan salah langkah mengambil prinsip yang keliru. buatlah prinsip hidup yang menjadi orang panutan dalam kehidupan. Jadilah suri tauladan dengan prinsip yang benar. Jadilah contoh utama dalam sebuah irama kehidupan yang seiring berganti waktu.



EmoticonEmoticon